Tuhan....
Aku masih ingat, saat pertama dulu aku belajar
mencintai-Mu...
Kajian demi kajian kupelajari,
untai demi untai kata para guru kuresapi.,
Tentang cinta para nabi, tentang kasih para sahabat,
kisah tentang orang-orang shalih, tentang kerinduan para
syuhada.
Lalu kutanam di jiwa dalam-dalam,
kutumbuhkan dalam mimpi pada diri..
Tapi Rabbi…
Berbilang hari demi hari dan tahun berlalu,
tapi aku masih juga tak menemukan cinta tertinggi untuk-Mu,
aku makin merasakan gelisahku membadaii
dalam cita yang mengawang, sedang kakiku mengambang.
Hingga aku terhempas dalam jurang dan kegelapan..
![]() |
Illahi Rabbii,
ijinkan aku mencintai-Mu semampuku..
ijinkan aku mencintai-Mu, sebisaku..
Dengan segala kelemahanku..
Rabbi,,
Aku tak sanggup mencintai-Mu
dengan khusyuknya shalat salah seorang sahabat nabi-Mu
hingga tiada terasa anak panah musuh terhujam di kakinya.
Karena itu Ya Allah,
izinkan aku tertatih menggapai cinta-Mu,
dalam shalat yang coba kudirikan dengan terbata-bata,
meski ingatan kadang melayang
ke berbagai permasalahan dunia.
aku tak dapat beribadah seperti orang-orang shalih
atau para hafidz dan hafidzah yang membaktikan
seluruh malamnya untuk bercinta dengan-Mu
dalam satu putaran malam.
melalui satu - dua rakaat sholat lailku,
atau sekedar sunnah nafilahku,
selembar dua lembar tilawah harianku.
Lewat lantunan seayat dua ayat hafalanku.
Allahu Rahhim..
aku tak sanggup mencintai-Mu di atas segalanya,
ijinkan aku mencintai-Mu dengan mencintai keluargaku,
membawa mereka pada nikmatnya hidayah
dalam naungan Islam, manisnya iman dan ketabahan.
Dengan mencintai sahabat-sahabatku,
mengajak mereka untuk lebih mengenal-Mu,
dengan mencintai manusia dan alam semesta.
Ijinkan aku mencintai-Mu semampuku Ya Allah..
Agar cinta itu mengalun dalam jiwaku,..
Agar cinta ini mengalir di sepanjang nadiku...
Ijinkan aku mencintai_Mu semampuku Ya Rabb...


ijinkan kami mencintaiMu semampu kami ya Rabbi ;(
BalasHapusdon't let me too far from Allah :(