Hati ku gundah dengan kegersangan dan kemunafikan hidup, aku
tersadar akan semuanya...
Di saat pikiran ku kering, aku melangkah tanpa arah..
aku teringat akan kata-kata
manis mu dan di saat diri ku gundah dengan gejolak hati yang tak menentu..
Ku mencoba untuk membaca surat cinta mu, mengingat kata-kata
manis di dalam surat cinta mu yang ku baca,
mengahanyutkan hati untuk semua
pikiran hanya pada surat cinta yang ku pegang dan ku baca untuk ku
menghayatinya..
Tanpa kusadari betapa banyak surat cinta yang terlewatkan
oleh ku, yang ternyata semua masalah dalam kehidupannku dapat ku temukan
pemecahnya di surat cinta itu..
betapa bodohnya aku, telah melawati diri untuk tidak membaca surat cinta mu, ku sadari betapa banyak
surat cinta yang terlewat
untuk ku baca, hanya beberapa lembar saja surat itu ku baca, padahal aku tau
surat itu penting bagi diri ku yang tak menentu ini..
Dan kini aku tersadar akan itu, dan aku kembali mencoba
menyebut nama indah mu yang terlalu bodohnya aku melupakan nama-nama indah yang
banyak orang menyebut nama indah mu..
Ijinkan ku untuk dapat mengulang kembali membaca surat cinta terindah mu dan akan terkagum dan terpesona bagi setiap orang yang membacanya..
aku akan membaca surat cinta-Mu dengan penghayatan indah, seindah nama Mu di dalam surat cinta itu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar